oleh

DPD KAMUS Kecam Dugaan Penganiayaan Santri Oleh Pegawai Lapas

-Daerah-190 views

MNC Trijaya Mandailing Natal ( 21/09)(Panyabungan) – Seorang santri bernama Said Rahman (14) Tahun asal Natal Madina Kelas III di Pondok Pesantren Musthafawiyah diduga dianiaya pegawai lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Natal berinsial D. Gultom Kecamatan Natal Kab. Mandailing Natal, Sumatera Utara. Keluarga Abiterun Musthafawiyah (Kamus) Kab.Medan mengecam peristiwa itu. Hal itu di ungkapkan M. Azwar Nasution.

“Kita mengecam perbuatan dugaan penganiayaan kepada santri Musthafawiyah. Kita meminta agar kasus ini diproses dengan tuntas secara hukum,” ucap Pengurus DPD Kamus Kab. Madina, M. Azwar Nasution Senin (20/9/2021).

ptsmmhutmadina

Azwar mengatakan jika benar dilakukan oleh pegawai Lapas, maka pihak Lapas juga harus mengusut kasus ini. Selain proses hukum, Azwar juga meminta agar ada sanksi secara etik jika benar penganiayaan itu dilakukan petugas Lapas.

“Harus ada tindakan dari pihak Lapas jika itu benar dilakukan oleh salah satu pegawainya,” Kata Azwar yang juga Wakil Ketua PW. GP Al Washliyah Sumut

Dalam penanganan proses ini, Azwar meminta agar kepolisian transparan. Azwar juga meminta agar kasus ini segera dituntaskan.

“Ini berkenaan dengan seorang santri, adek-adek kami di Musthfawiyah. Harapannya tentu agar kasus ini segera dituntaskan,” tuturnya.

Azwar juga meminta agar seluruh alumni dan santri di Musthafawiyah untuk menunggu proses hukum. Dia meminta agar kasus ini diserahkan ke kepolisian.

“Kita tunggu proses hukumnya. Semoga ini dapat diselesaikan dengan cepat dan baik,” jelas Azwar. (21/09)(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed