oleh

DPC GMNI Desak Kadis Kesehatan Gelar Razia Obat Berbahaya Di Madina

-Daerah-354 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (22/10) (Panyabungan) – Baru-baru ini surat edaran dari kemenses SR.01.05./III/3461/2022 memberikan instruksi semua apotek stop penjualan obat sirup dan larangan mengkonsumsi obat sirup sementara,

Surat edaran untuk tidak mengkonsumsi obat Syrup yg mengandung Paracetamol karena ada senyawa dengan kandungan unsur yg tidak baik di konsumsi.

ptsmmhutmadina

Rajab Huzei Sekretaris DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) mendesak Kadis Kesehatan Mandaling Natal untuk turun ke Apotik- Apotik agar menngelar penarikan barang yg di anggap rentan untuk kesehatan. Sabtu , (22/10).

” kita kaitkan dengan muncul surat edaran ini mereka hanya mengantisipasi supaya tidak ada korban seperti yang terjadi di Gambia, Afrika Barat, diamana telah terjadi sedikitnya 66 orang anak meninggal usai mengonsumsi obat sirup yang mengandung paracetamol. Bahwa terdapat 3 senyawa di dalam obat tersebut diantaranya ” ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether alias etilon glikol butil ether (EGBE)” ucap Rajab Huzein

“Kami sangat mendesak kepada dinas kesehatan Mandailing Natal agar bertinjak cepat terhadap kasus ini, suapaya tidak ada memakan korban seperti yang terjadi di Gambia, Afrika Barat. Terkhusus untuk dinas kesehatan Mandailing Natal agar merazia ataupun melakukan kunjungan terhadap Rumah sakit, apotek, apotek swasta, puskesmas, toko-toko obat dan lain-lain yang berkaitan dengan kesehatan untuk menarik obat sirup yang mengandung paracetamol dan evaluasi terhadap obat sirup yang di edarkan” Seruan Rajab

Rajab juga berharap kepada Masyarakat Mandailing Natal agar tidak lagi mengkonsumsi obat Syrup Paracetamol serta tetap waspada akan konsumsi obat dan tetap konsultasi dengan ahli kesehatan. (Umar Bakty)

Komentar

News Feed