oleh

Dodi Martua, S. Pi : Pemberian Tanda Rumah Penerima PKH Tidak Bijaksana

-Daerah-291 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (09/05) (Panyabungan) – Dengan adanya wacana pemerintah untuk menandai atau membubuhi cat disetiap rumah warga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dianggap kurang relevan dan tidak bijaksana.

Lalu selain dinilai kurang bijaksana, pemberian tanda dengan pengecatan pada dinding rumah warga penerima PKH tersebut juga dinilai akan mempertontonkan kemiskinan dan mempermalukan warga itu sendiri”.tegas Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua, S. Pi kepada media ini, Sabtu (9/5).

BNNCOVID19

“apabila semua rumah warga penerima PKH diberi tanda dengan semprot cat, bukankah ini sama saja dengan akan mempertontonkan kemiskinan, mempermalukan dan melukai warga yang benar-benar berhak penerima bantuan. 

Sebab, kita sama mengetahui bahwa salah satu tujuan program PKH untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dibidang ekonomi”.ungkapnya

Lanjutnya, walaupun dilapangan ada banyak ditemukan penerima bantuan PKH tidak tepat sasaran, ini juga bukan kesalahan warga yang berhak, akan tetapi kita mempertanyakan profesionalisme kerja dan kompetensi si pendata. Mengapa bisa pendataan bantuan PKH ini bisa tidak tepat sasaran.

“Janganlah akibat karena adanya kesalahan dari si pendata, akhirnya warga yang benar-benar berhak menerima bantuan PKH juga ikut dipermalukan”.pungkasnya

Politisi Demokrat Madina terdebut juga meminta supaya penandaan atau pencatan bagi rumah warga penerima PKH yang tidak layak menerima saja yang diberi tanda untuk memberikan efek jera.

Kemudian sambungnya, sesuai UU no 13 tahun 2011 tentang penanganan pakir miskin secara tegas dijelaskan bahwa si pendata dan sipenerima yang tidak sesuai dengan ketentuan bisa dikenai sanksi pidana.

“Maka dari itu saya berharap agar pemkab Madina segera mengupdate data warga penerima PKH yang akurat. Dan saya juga mengimbau kepada masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan agar secara sukrela mengundurkan diri untuk memberikan kesempatan kepada yang lebih berhak”.tandasnya (007)

Komentar

News Feed