oleh

Diduga Potong BLT, Warga Akan Laporkan Kades Gunungtua Jae Ke Jalur Hukum

-Daerah-152 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (03/10) (Panyabungan) – Terkait adanya dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa Gunungtua Jae Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang disinyalir dilakukan Pj kepala Desa (Kades) Sanora Nasution, warga akan menempuh jalur hukum.

Tindakan yang akan dilakukan warga desa Gunungtua jae ini setelah warga menggelar musyawarah dengan natulen mengambil sikap segera melaporkan permasalahan tersebut ke pihak yang berwajib yakni Polres Madina.

ptsmmhutmadina

Warga yang telah merasa kecewa dengan tindakan Pj kades yang menduga telah memotong BLT warga ini meminta aparat penegak hukum untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memproses hukum lebih lanjut.

Dan atau sebaliknya, apabila Pj kades mengundurkan diri, maka proses hukum menurut warga tetap akan terus dilanjutkan.

R Rangkuti salah seorang warga Desa Gujungtua jae bersama sejumlah warga kepada media, Senin (03/10/2022) mengaku tidak terima atas perbuatan Pj keades mereka yang diduga menggelapkan uang sisa BLT yang merupakan hak hak warga sebagai penerima manfaat.

Dimana menurut pengakuan, sudah jelas Kementerian Sosial menegaskan, dana bantuan yang disalurkan kepada warga tidak boleh dipotong untuk alasan apapun dan oleh siapapun. Bantuan harus utuh diterima oleh keluarga penerima manfaat. Apabila terjadi pemotongan maka akan ada sanksi pidana yang menantinya.

“Terkait kebijakan BLT DD sendiri sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 tahun 2020 yang merupakan revisi dari Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa”.pungkasnya

Sebelumnya sejumlah perwakilan masyarakat desa Gunung Tua Jae mengaku ke berbagai media, jika Pj kepala Desa Gunung Tua Jae diduga menggelapkan sisa uang BLT warga dari penyaluran tahap I sampai dengan tahap III dengan jumlah yang lumayan besar yakni dengan total keseluruhan mencapai 30 juta 900.000 ribu rupiah. (007)

News Feed