oleh

Diduga Buang Anggaran, BPK Diminta Audit Investigatif Proyek PLTMH di Madina

-Daerah-353 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (12/07)(Panyabungan)- Karena proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang berada di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tidak dapat dipergunakan oleh masyarakat. Diminta kepada Badan Pengawas Keuangan (BPK) Negara melakukan audit investigatif.

Demikian dikatakan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Madina dari partai Golkar, Arsidin Batubara kepada MNC Trijaya Madina, Senin (12/07/2021) di Panyabungan.

ptsmmhutmadina

Arsidin Batubara yang juga putra asli Pantai barat tersebut menyatakan bahwa sangat mendukung dan mengapresiasi adanya pembangunan PLTMH itu. Hanya saja, apabila tidak dapat di rasakan masyarakat manfaatnya, untuk apa dibangun. Dan jelas hanya membuang buang anggaran negara saja.

“dana pembangunan PLTMH itu mencapai Milyaran rupiah, dan manfaatnya belum dirasakan warga secara optimal. Maka dari itu diminta kepada BPK RI untuk melakukan audit investigatif terhadap proyek pembangunan PLTMH tersebut”.ujarnya

Dan lanjutnya, kita juga mendukung seluruh elemen masyarakat untuk memberikan haknya secara bersama-sama dengan meminta BPK segera melakukan audit terkait proyek yang dimaksud.

“Dari hasil audit tersebut nantinya akan menjadi landasan apakah sasarannya efektif, efesien atau tidak. Dan nantinya akan dapat diketahui apakah pembangunan PLTMH tersebut memenuhi sasaran atau tidak”.pungkasnya

Mariot salah seorang warga Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis kepada MNC Trijaya Madina menyampaikan bahwa perihal ini dalam bentuk surat keberatan sebelumnya juga telah dilaporkan kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Medan.

Kemudian surat keberatan itu juga kami tembuskan kepada DPRD Provinsi Sumut, Kapolda Sumut, Kejati Sumut, BPKP Sumut, Dinas ESDM Sumut, Bupati Madina dan Camat Muara Batang Gadis dengan tujuan agar memberikan perhatian khusus terkait masalah ini”.tandasnya

Berdasarkan data yang dihimpun MNC Trijaya Madina, proyek pembangunan PLTMH ini merupakan program Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara dengan biaya Rp.3.967.009.523,86.-

Untuk masa pengerjaan Pembangunan PLTMH Madina IV itu dikerjakan pada bulan Maret 2020 yang lalu. Informasi dari warga setempat, PLTMH hanya berfungsi sekitar satu minggu setelah selesai dikerjakan oleh PT Dirga Sarana Indah dengan konsultan CV. Dexta Tama Konsultant. (007)

Komentar

News Feed