oleh

Di Madina Harga Titipan 3 Foto Tokoh Madina Bervariasi, Ada yang sampai 1,5 Juta loh

-Daerah-762 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (04/06) (Panyabungan) – Lengkap sudah, mungkin ungkapan ini yang akan datang dari Kepala-kepala Desa Di Mandailing Natal, sebab banyaknya titipan dari berbagai pihak ke Desa yang tidak di tampung Dalam Musyawarah Desa maupun APBDes.

Belakangan setelah turunnya Dana Desa untuk menunjang perekonomian dan infrastruktur dari fondasi pemerintahan yaitu tingkat Desa hal ini juga kerap di manfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang melakukan penekanan terhadap Oknum Kades dengan memasukkan barang titipan seperti pada anggaran 2022 ini. temuan di lapangan berupa Foto Tokoh Madina, Map ber-merk, Profil Desa, bibit dan masih banyak lagi.

ptsmmhutmadina

Beberapa Kades yang di konfirmasi mengatakan bahwa titipan tahun ini amat banyak dan berakibat akan banyak program Desa yang akan terganggu.
“Ngeri titipan tahun ini, kami juga pusing harus gimana, ujungnya program yang sudah kami gagas di Musyawarah Desa menjadi terbengkalai dan terancam gagal dan akan di ganti pada APBDes Perubahan, karna selain anggaran yang mengecil sebab adanya BLT segala macam kami juga harus menyahuti titipan yg ada” ungkap salah satu kades yang di konfirmasi.

Dia juga menyebutkan harga-harganya cukup membingungkan ” harga-harga yang di tetapkan juga sangan jauh dari kata normal apalagi mengenai 3 buah foto Tokoh Madina yang harganya jauh dari kata normal”.

setelah melakukan investigasi di beberapa kecamatan Harga yang di patok untuk 3 buah foto pahlawan bervariasi mulai dari Rp.800.000, Rp.1.000.000, Rp.1.200.000, Rp.1.300.000 hingga Rp.1.500.000 tergantung siapa Camatnya, dugaan ini mengacu bahwa para Camat di mandailing Natal ikut andil menjadi agen foto Tokoh Madina tersebut, dari informasi yang di kumpulkan di duga pihak pemilik paket tersebut menitipkan kepada Camat dengan Harga Rp.500.000 dan camat yang akan menyalurkannya ke desa.

“Jika seperti ini polanya, dana Desa yang harusnya menjadi penunjang infrastruktur dan perekonomian masyarakat di tingkat desa, anggarannya hanya akan menjadi sia-sia sebab banyak oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.

Saya juga menghimbau kepada Kepala Desa agar lebih punya prinsip dalam menjalankan pemerintahannya, sebab anda semua pemimpin di Desa masing-masing jangan mau di intervensi pihak luar sehingga hak masyarakat anda terbengkalai oleh kepentingan pihak lain, bila ada tekanan yang datang keluarkan keberanian bila perlu bernyanyi sekalian biar lingkaran setan yang selama ini membelnggu dapat di gebrak” ungkap Kepala Badiklat PDI-Perjuangan Mandailing Natal Ahmad Aldino Hasibuan. (04/06).(Tim)

Komentar

News Feed