oleh

Di Hari Pelaporan, Ketua DPD GPMN Madina Diteror OTK

-Daerah-313 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (10/09) (Panyabungan) – Diduga terkait laporan dugaan pelecehan lambang negara ke Polres Mandailing Natal (Madina). Ketua Dewan Pengurus Daerah Gerakan Perjuangan Maharani Nusantara (DPD GPMN) Madina, Azanul Akbar Panjaitan mendapat teror dari Orang Tak Dikenal (OTK).

Teror OTK tersebut dilontarkan melalui aplikasi Whatsapp (WA) dengan nomor 08381478xxxx kepada ketua DPD GPMN pagi hari, Rabu pagi (08/09/2021) sekira pukul 06.53 wib, sebelum beliau membuat pengaduan ke Polres Madina.

ptsmmhutmadina

Dengan isi kalimat “” NANGKON JABAT MAGOSOTU ILALAHO NAMANGREBUTI GAMBARI AMANTA. SANGA SEGO PARLAOMU ANCOGOTON”.

Yang artinya dalam bahasa Indonesia yakni : ” Jangan terlalu heboh kau meributi gambar itu Bapak. Besok tidak bagus jalan mu “.

Kepada MNC Trijaya Madina, Ketua DPD GPMN Madina, Azanul Akbar Panjaitan, Jum’at (10/09/2021) malam mengakui, datangnya teror dari OTK tersebut pagi hari sebelum beliau membuat laporan dugaan pelecehan lambang negara burung Garuda yang terpasang di Pet foto Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution.

Dimana imbuhnya, pada foto lambang Kepala Garuda itu mengarah ke Kiri, sehingga bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 1951 Tentang Lambang Negara Pasal 1 Ayat 1 yang menyatakan lambang negara kepala burung garuda mengarah ke kanan yang mengartikan kebaikan.

“dalam membela kebenaran kita dari DPD GPMN Madina tidak akan pernah Gentar, dan bahkan akibat datangnya teror tersebut membuat saya semakin ingin cepat membuat Pengaduan terkait Pelecehan terhadap Lambang Negara itu. Sebab saya menilai ini sudah menjadi kewajiban bagi Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk membelanya”.pungkasnya

Dan lanjutnya, pengaduan yang kita buat ini merupakan sebuah bentuk Pembelaan dan penghormatan kepada para pejuang kita yang telah berjuang mempertaruhkan nyawa untuk kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini dari tangan penjajah.

“Apabila dalam waktu dekat laporan kita ke Polres Madina juga tidak ada perkembangan atau kurang di tanggapi, maka kita akan membuat aksi unjukrasa meminta polres Madina agar memproses laporan kita tersebut”.tegasnya mengakhiri. (007)

Komentar

News Feed