oleh

Di Acara Mangopi Jolo Ini Yang Disampaikan Kapolres Madina

-Daerah-203 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (13/07) (Panyabungan) – Disela acara rutin Mari Ngobrol antara polisi dan jurnalis lokal (Mangopi jolo) yang bertempat Ridwan Kamil mini resto, Kelurahan Pidoli Dolok Panyabungan. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP H. Muhammad Reza CAS SIK SH MH menjelaskan kondisi dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Madina untuk semester 1 tahun 2022, Rabu (13/07/2022).

Pantauan media, selain Kapolres Madina, AKBP. Reza CAS, Sik, SH, MH, acara mangopi jolo ini juga dihadiri oleh Wakapolres Madina, Kompol Agus Maryana, SH, pejabat teras Polres Madina, Ketua PWI Madina, Ridwan Lubis, S. Pd, wartawan senior sekaligus pemilik media Malintangpos, Iskandar Hasibuan dan puluhan wartawan.

ptsmmhutmadina

Didalam kesempatan itu, mantan KabagOps Polrestabes Medan tersebut juga mengungkapkan ada peningkatan kasus tindak kriminal tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 yang lalu. Ia menyebut, secara umum kamtibmas di Kabupaten Madina masih dalam situasi kondusif.

“Bila di kalkulasikan, secara umum situasi kamtibmas masih kondusif, jumlah tindak pidana untuk semester 1 tahun ini 376 kasus, ada peningkatan dibandingkan tahun 2021 lalu sebanyak 73 kasus” paparnya

Penyebab meningkatnya kasus tindak pidana ini lanjutnya, diduga karena kelonggaran aktivitas masyarakat. Di mana, tahun lalu pandemi Covid-19 masih gencar sehingga aktivitas masyarakat masih dibatasi.

“Tahun ini meningkat dikarenakan sudah ada kelonggaran aktivitas masyarakat, sedangkan tahun lalu masih terjadi pembatasan disebabkan pandemi Covid-19. dengan adanya kelonggaran aktivitas masyarakat mulai normal kembali, sehingga tingkat gangguan kamtibmas dan pidana ikut meningkat.

Kemudian, kesadaran masyarakat melaporkan kejadian juga sudah meningkat. Mungkin dulu masyarakat masih takut melapor ke polisi. Namun tahun ini, diperkirakan kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat”.sebutnya

Secara detail, Reza juga merincikan, dari 376 kasus tersebut, tindak pidana paling menonjol adalah tindak pidana pencurian dengan jumlah 80 kasus, disusul tindak pidana penganiayaan 72 kasus, tindak pidana narkoba 49 kasus, dan tindak pidana penipuan ada 26 kasus.

Maka dari itu imbuhnya, kami mengimbau kepada semua lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap semua potensi tindak pidana pelanggaran hukum. Dan bila ada mengetahui ada gangguan kamtibmas atau pelanggaran hukum, silakan segera melapor, dan supaya lebih mudah silakan menghubungi aplikasi ‘mangalapor pak Kapolres’, semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat, karena saya langsung yang akan menerima laporan tersebut.

Kemudian lanjutnya, dalam acara kegiatan rutin yang sudah di programkan sejak lama, hanya namanya saja yang baru yakni Mangopi Jolo ini, melalui rekan-rekan media, saya juga meminta kepada masyarakat agar menjadi polisi bagi dirinya sendiri, serta saya meminta kepada masyarakat agar berupaya supaya tdk menjadi korban dan menjaga diri agar tidak menjadi pelaku kejahatan.

Beberapa tindakan untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Madina, secara rutin akan terus melakukan upaya preentif dengan melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat. Tindakan preventif dengan melakukan patroli yang dilakukan satuan Samapta dan Lalulintas di tengah masyarakat. Dan terakhir tindakan Represif yaitu penegakan hukum yang dilakukan satuan Reskrim dan Narkoba.

Dan Reza dalam momen itu juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi covid belum berakhir. Ia Mengimbau masyarakat agar tetap melengkapi diri dengan masker dan lengkapi dosis vaksin hingga ke vaksin terakhir (boster).

“Pandemi covid utk manusia belum berakhir, kini wabah ada lagi virus PMK terhadap hewan ternak. Diharapkan kepada masyarakat agar terus menjaga hewan ternaknya agar terhindar dari virus PMK.

Apabila ada ternak masyarakat yang terkena virus, supaya melakukan isolasi agar tidak terkena ke hewan ternak yang lain. Memang Mandailing Natal masih terendah persentasenya terkait virus hewan ternak ini dari kabupaten lain”.akhirnya.

Sementara itu Ketua PWI Madina, Ridwan Lubis, S. Pd menyahuti statemen Kapolres menuturkan, selaku warga Madina, kami punya beban masing-masing. Dan pesan-pesan ini akan kami sosialisasikan dilingkungan kami sendiri.

“sebagai bentuk terkecil apresiasi kami untuk membantu kamtibmas di Kabupaten yang kita cintai ini, pesan dan imbauan Pak Kapolres akan kami sosialisasikan dilingkungan kami masing-masing”.pungkasnya

Menyahuti pesan dan imbauan Kapolres Madina itu, ssepuh wartawan Madina, Iskandar Hasibuan menyatakan pertama sekali saya sangat menyambut baik niat Kapolres dalam kegiatan yang diberi nama “Mangopi jolo” ini.

Hal ini harus kita maknai sendiri. Kalimat menjadi polisi diri sendiri ini apabila kita fahami, arti dan maknanya sangat baik dan mendalam yang harus kita mengerti.

“Sebagai pribadi, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada polres Madina khususnya Kapolres Madina dan jajarannya”.katanya (007)

Komentar

News Feed