oleh

Dankoti Madina : Harga Satu Nyawa Masyarakat Madina Tidak Sebanding Dengan Perusahaan PT SMGP

-Daerah-431 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (27/01) (Panyabungan)- Peristiwa keracunan massal gas H2S di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terjadi pada Senin (25/01) lalu telah menyebabkan sedikitnya 5 korban nyawa dan puluhan masyarakat lainnya harus mendapatkan perawatan medis.
Puluhan keluarga yang menetap di Desa Purba Julu yang merupakan Desa tetangga dari Desa Sibanggor Julu terpaksa mengungsi di Masjid Agung Nur Alannur Parbangunan karena khawatir terhadap dampak gas tersebut.

Saat dikonfirmasi Muhammad Nur Nasution komandan Komando Inti Mahatidana (DanKoti) Madina di kantor KOTI Madina kamis,(28/01).

ptsmmhutmadina

PT SMGP harus bertanggung jawab atas insiden  yang merenggut 5 nyawa masyarakat Kabupaten Mandailing Natal karna Satu nyawa Masyarakat Madina Tidak sebanding dengan semua aset PT SMGP.
Kalau perusahaan beroperasi tidak mampu menjaga nyawa masyarakat dan pekerja disana maka mereka harus angkat kaki dari bumi gordang sambilan.
“PT SMGP harus bertanggung Jawab atas insiden itu, karna satu  nyawa masyarakat Madina tidak sebanding dengan PT SMGP kalian itu. Kalau perusahaan tidak sanggup menjaga masyarakat Madina kalian harus angkat kaki dari bumi gordang sambilan.

Berdasarkan hasil kajian dan investigasi Pemuda Pancasila mengatakan, bahwa kronologi paparan gas hydrogen sulfide (H2S) beracun ke masyarakat terjadi saat melangsungkan kegiatan buka sumur (well discharge) SM TO2 pada proyek PLTP Sorik Marapi Unit II pada Senin (25/1). Pada pukul 12.00 WIB dilakukan buka sumur dengan mengalirkan steam ke seliencer untuk dibersihkan sebelum dialirkan ke PLTP. Namun pada pukul 12.30 dilaporkan ada masyarakat yang pingsan. Pada saat itu warga sedang berada di sawah yang berjarak 300-500 M dari lokasi sumur panas bumi. “Korban yang meregang nyawa secara tragis  akibat menghirup udara gas beracun akibat dibukanya kran isolasi master plap untuk mengalirkan panas bumi (fluida) di Wellpad I Desa Sibanggor Julu.

Muhammad Nur menambahkan PT SMGP harus mengutamakan keselamatan kerja dari pada mengutamakan hasil. Ingat nyawa masyarakat Madina lebih berharga. Kepada pemrintah dan instansi terkait harus meninjau ulang izin perusahan PT SMGP karna sampai saa ini tidak menjamin keselamatan manusia. Sayangi rakyat kalian mengakhiri.

” PT SMGP harus utamakan keselamatan kerja dari pada hasil, ingat nyawa masyarakat Madina lebih berharga.
Kepada pemerintah dan istansi terkait  supaya meninjau ulang kembali izin PT SMGP karna sampai saat ini tidak menjamin keselamatan manusia. Sayangi rakyat kalian, pungkasnya mengakhiri. (28/01)(Baktya Wijaya)

Komentar

News Feed