oleh

Cegah Covid-19, Perdes Lumban Dolok Siabu Terbit 20 Point dan Dirikan Posko K2H

-Daerah-160 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (11/04) (Siabu) – Sebagai rasa cinta terhadap kampung halaman serta terciptanya suasana kondusip dalam menghadapi musim pandemi virus corona (Covid-19). Warga Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumut, Jum’at (10/4/2020), sukses mendirikan sebuah Posko relawan Kawal Kampung Halaman (K2H).

Posko yang berfungsi sebagai pemutus mata rantai Covid-19 ini bekerjasama dengan Pemerintahan Desa, Tim Gugus Tugas Kecamatan dan Naposo Bulung (Karang Taruna) serta dibina oleh Tokoh Masyarakat setempat bernama Bahran Daulay.

BNNCOVID19

Posko relawan K2H Desa Lumban Dolok ini didukung 20 Point Peraturan yang telah ditetapkan sebagai Protokol Penanganan Covid-19 tingkat Desa, terbit tanggal 10 April 2020, yaitu :

1. Untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran C-19 maka Kepala Desa Lumban Dolok mengakui dan mendukung keberadaan Relawan K2H Lumban Dolok.

2. Setiap orang yang datang dari luar Kabupaten Madina wajib melapor ke Posko Relawan Desa Lawan COVID -19 atau ke Posko Relawan K2H Lumban Dolok.

3. Setiap orang yang datang dari luar Kabupaten Madina akan dijadikan sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan). 

4. Setiap ODP wajib isolasi mandiri selama 14 hari, selama isolasi akan dibatasi bergaul dengan masyarakat dan dibatasi menggunakan fasilitas umum, jika terpaksa di wajibkan membawa tas plastik untuk tempat barang yang diperlukan dan waktu tertentu 10:00 – 11:00 WIB pagi dan 14:00-15:00 WIB sore.

5. Setiap ODP wajib memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Siabu sebelum berintegrasi dengan keluarga dan masyarakat. 

6. Setiap ODP yang mengalami gejala yang di curigai wajib memeriksakan diri ke Puskesmas.

7. Setiap ODP akan di pantau relawan K2H desa selama 14 hari. 

8. Wajib lapor bagi pendatang dari luar Kabupaten Madina ke Posko lawan Covid-19 atau posko K2H. 

9. Setiap pengunjung dari luar kampung Lumban Dolok wajib lapor ke Kepala desa (wajib ada izin kepala desa, posko lawan Covi-19 dan posko K2H).

10. Data ODP posko K2H wajib lapor ke posko relawan desa lawan Covid-19. 

11. Setiap tempat usaha yang ramai di kunjungi wajib semprot desinfektan buka dan tutup. 

12. Pemandian air panas HJ Sanah Lubis (Aek Milas Siancing) di tutup selama pandemi Covid-19. 

13. Dilarang berjabat tangan selama pandemi. 

14. Pelaksanaan wirid secara bersama ditiadakan selama pademi. 

15. Resepsi pernikahan di tiadakan. 

16. Keluar rumah usahakan pakai masker.

17. Diusahakan menghindari penggunaan alat-alat umum maupun pribadi secara bersamaaan selama pademik.

18. Setiap warga desa Lumban Dolok yang baru datang dari luar desa diharap mencuci tangan dan mandi sebelum berintegrasi dengan masyarakat dan keluarga. 

19. Setiap yang melanggar peraturan boleh ditegur atau di ingatkan oleh masyarakat Lumban Dolok .

20. Peraturan berlaku selama pademi dan akan di perpanjang serta di revisi bila di anggap perlu sesuai kebutuhan Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu Kabupaten Madina.

Mengingat luasnya kampung dan banyaknya jumlah penduduk, untuk itu Kepala Desa Lumban Dolok, Zulhakim Hasibuan sangat mendukung penuh kegiatan ini karena sangat membantu Posko Lawan Covid -19 yang di kendalikan Pemerintahan Desa. 

“Berkat kerjasama Pemeritahan Desa dengan Posko K2H dan saling berbagi tugas, tentu ini sangat membantu dan kami mengucapkan terima kasih”, Ungkap Zulhakim Hasibuan.

Sementara itu Pembina Posko K2H, Bahran Daulay mengatakan, Situasi seperti ini menjelang Hari Raya Idul Fitri akan banyak perantau yang mudik menuju kampung halaman. 

“Kita tidak mau gegabah dan berupaya menutup ruang sekecil mungkin untuk mencegah masuknya virus ini ke desa kita, ini bentuk kepedulian dan kecintaan kepada kampung halaman dan untuk itu kita harus berbuat untuk melindungi keluarga kita disini”, Ujar Bahran Daulay.

Bahran juga berharap kepada saudara-saudara yang di perantauan untuk dapat memaklumi dan memahami situasi ini.

“Tidak ada niat menghalangi pemudik, ini murni bentuk kepedulian terhadap kampung halaman yang kita cintai ini. Semoga dengan upaya ini kampung kita tidak ada yang menjadi korban ganasnya virus Covid-19 ini”, Pungkasnya. (Joki Nasution)

News Feed