oleh

Bupati Mandailing Natal Rajut Silaturahmi Dengan Ulama dan Pimpinan Pesantren

-Daerah-193 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (25/08)(Panyabungan)- Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Wilayah (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal, Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution rajut silaturahmi dengan tokoh agama, ulama dan beberapa pimpinan Pondok Pesantren se-Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (25/8/2021). Rombongan Bupati Mandailing Natal yang tiba di kantor Kemenag langsung disambut dengan iringan nasyid.

Terlihat hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal, H. Mahmuddin Pasaribu, Pimpinan Ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Al-Wasliyah serta para Pimpinan Pondok Pesantren seluruh Mandailing Natal.

ptsmmhutmadina

Kepala Kemenag Kabupaten Mandailing Natal, H. Ahmad Qosby S.Ag, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kunjungan orang nomor satu di Kabupaten Mandailing Natal tersebut, karena bersedia mengunjungi dan menjalin silaturahmi dengan para tokoh agama dan alim ulama.

“saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kunjungan Bapak Bupati Mandailing Natal ke Kantor Kemenag dengan tujuan merajut bersilaturahmi dengan pemuka agama dan pimpinan pesantren. Bapak telah memenuhi janjinya, yaitu Bapak akan mengunjungi ulama dan tokoh agama. Tentunya kehadiran Bapak merupakan suatu bentuk kebanggasn bagi kami atas kepeduliannya terhadap ulama,” ujar Kepala Kemenag Kabupaten Mandailing Natal.

Tak ketinggalan Ketua MUI Kabupaten Mandailing Natal juga turut menyampaikan sambutan. Dimana dalam sambutannya, H. Mahmuddin Pasaribu menyampaikan bahwa demi sinergitas pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan terhadap masyarakat, Ulama mesti dilibatkan agar semua program berjalan dengan lancar.

“Ditengah pandemi ini, sudah semestinya kita sama-sama berkolaborasi dan menjalankan fungsi masing-masing serta mendoakan para pemimpin di negeri ini agar amanah dalam menjalankan tugasnya. Saya mengajak kita semua, mari sama-sama berdoa agar virus ini segera lenyap dari muka bumi ini agar semua aktivitas berjalan sebagaimana mestinya, dan kedepannya MUI Kabupaten Mandailing Natal akan menjalin komitmen kerjasama dengan Pemerintahan demi terciptanya kepemimpinan yang amanah,” ujar Ketua MUI Kabupaten Mandailing Natal dihadapan Bupati dan tamu lainnya.

Ketika Bupati akan memberikan sambutan, seketika itu juga dilaksanakan mangulosi Bupati Mandailing Natal yang dilakukan langsung oleh perwakilan Tokoh Agama, Ulama dan beberapa perwakilan pimpinan pesantren.

“Bagi Saya, Ulama itu sudah tidak asing lagi di mata saya. Terima kasih kepada ketua MUI atas segala saran dan ketersediaannya bergabung di Pemerintahan ini. Hal ini sesuai dengan poin pertama pada Pancasila yaitu ketuhanan yang maha esa, secara langsung kehadiran ulama dalam menjalankan roda pemerintahan sangat dibutuhkan.,” ungkap Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Mandailing Natal tersebut menyampaikan bahwa program yang disusun oleh masa Kepemimpinan Sukhairi-Atika sudah termasuk membantu masyarakat dengan ekonomi lemah dengan cara memaksimalkan pengelolaan lembaga zakat daerah atau Badan Amil, Zakat, dan Sedekah Daerah (BAZDA).

“Saat ini kita sedang menyusun regulasi dan aturan yang tepat untuk memaksimalkan pengelolaan zakat (Bazda). Karena, kami berpendapat dengan memaksimalkan pengelolaan zakat akan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat kita, dimana Zakat dari pegawai (PNS), zakat dari warga kita yang ekonominya bagus, termasuk zakat bagi karyawan perusahaan swastaakan dikelola secara transparan dan disalurkan kepada yang berhak menerimanya di semua kecamatan se Kabupaten Madina,” Ucap Bupati Mandailing Natal dihadapan Ulama dan Pimpinan Pesantren yang hadir. (25/08)(009).

Komentar

News Feed