oleh

Bupati Madina : Program Pemberian Gizi Dapat Mencegah Stunting 

-Daerah-82 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (27/08) ( Panyabungan) – Untuk mencegah stunting, sudah seharusnya program pemberian gizi yang cukup harus di gaungkan kembali di setiap Puskemas dan posyandu yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Demikian ucapkan Bupati Madina, Drs H Dahlan Hasan Nasution ketika berpidato saat menghadiri acara Louncing Program Inovasi UPTD Puskesmas Muara soma yang dihadiri oleh Anggota DPRD Madina, Sobir Lubis, SH dari partai Golkar, anggota DPRD Madina, Zainal dari Partai NasDem, Kepala Opd Madina, Muspika, tokoh masyarakat, kepala desa dan kader kesehatan se Kecamatan Batang Natal.

BNNCOVID19

” kita harus gaungkan kembali di puskesmas dan posyandu untuk pemberian gizi yang cukup, dan seluruh petugas puskesmas harus sosialisasikan kepada masyarakat terkait progra ini,”kata Dahlan.

Selain kekurangan Gizi, penyebab Stunting kata Dahlan Hasan, juga karena pernikahan dini

“Sesuai dengan pemahaman saya, stunting ini juga di sebabkan karena pernikahan dini, karena banyak terjadi pernikahan dini, sehingga untuk menggurus anaknya juga susah. Untuk itu itu saya minta kepada tokoh masyarakat, tokoh agama agar memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya jangan melakukan pernikahan dini”.ujarnya

Disampaikannya, faktor lingkungan juga berperan dalam menyebabkan perawakan pendek antara lain status gizi ibu, tidak cukup protein dalam proporsi total asupan kalori, pola pemberian maka

“Orang yang tinggal di kota dan di kampung sangat jauh beda, karena udara yang di hirup jauh beda. Maka itu faktor dari lingkungan juga berpengaruh pada stunting ini”.ungkapnya

Dahlan berharap kepada petugas kesehatan dan masyarakat untuk mempersiapkan gizi bagi para bayi yang baru lahir.

” kita harus mempersiapkan gizi Bayi-bayi akan lahir, karena tanpa kita persiapkan kita tidak akan bisa menempah mereka menjadi pemimpin masa depan,”harapnya

Inovasi Puskemas Muara Soma yanv di louncing sebagai berikut Program TB Paru, Kupas TB (Kunjungan Rumah terhadap Pasein TB), Inovasi Program Gizi Marsama Penting (puskemas Muarasoma penanganan dan pencegahan stunting, Inovasi Program Promkes “Go-Jas” (Gerakan Optimalisasi Jajanan Anak Sekolah). Inovasi Farmasi “Gebu Cermat” (gerakan Ibu Cerdas makan obat) “Acil” (Apoteker Cilik). Inovasi Program KIA “opelin” (Ojek Persalinan). Inovasi Batra “Jagat Raya”( Jahe Hangat Redakan Bahaya ISPA). Inovasi Program Imunisasi (Pendataan Imunisasi Keliling). Program PKPR (Duta Anemia). Inovasi Program Usila “Deniper” (deteksi dini hypertensi). (007)

Komentar

News Feed