oleh

Bupati Madina Buka Pentas Seni Islami di Masjid Agung Nur Ala Nur

-Daerah-93 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (18/12)(Panyabungan) – Sebanyak 690 peserta mengikuti kegiatan Pentas Seni Islami bertajuk ‘ Madina Bershalawat’ tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang digelar selama tiga hari (18-21 Desember 2021) di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan.

Kegiatan bernuansa Islam ini dibuka oleh Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution pada Sabtu (18/12/2021) pag ini dihadiri Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, unsur Frokopimda Madina lainnya, para pimpinan organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madina, dan masyarakat umum.

ptsmmhutmadina

Pentas Seni Islami tersebut diikuti 690 peserta yang terbagi ke dalam lima kategori perlombaan, yakni lomba hadroh diikuti 25 grup, lomba vokal solo anak putra diikuti 70 peserta, lomba vokal solo anak putri diiktui 180 peserta, lomba vokal solo remaja putra diiktui 25 peserta, dan lomba vokal solo remaja putri diiktui 65 peserta.

Saat membuka event Islami tersebut, Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Madina untuk mengikuti Pentas Seni Islami tersebut. “Jumlah peserta acara ini spektakuler. Dalam sejarah berdirinya Madina, baru kali ini Pentas Seni Islam diikuti lebih dari 600 peserta,” kata Sukhairi.

Itu sebabnya, Bupati mengaku bangga lantaran masyarakat Madina sangat menunggu momen-momen kegiatan seni bernuansa Islam diadakan. “Insha Allah kegiatan ini akan diadakan secara berkelanjutan,” tutur cucu Syekh Muhammad Jakfar bin Abdul Qodir al-Mandili ini.

Meski demikian, Bupati berpesan kepada para peserta agar menjadikan Pentas Seni Islam sebagai ajang memacu semangat berzikir. Menurut dia, hakikat perlombaan tersebut bertujuan membangkitkan semangat Islam.

“Hadroh sendiri punya nilai semangat berzikir tapi dilantunkan. Banyak derajat manusia itu ditinggikan oleh Allah SWT, karena hadroh. Karena di dalamnya puji-pujian dan zikir. Tentu ini makna yang paling mendalam,” terang Bupati

Bupati  juga berpesan agar para peserta ikhlas menerima keputusan dewan juri yang ditetapkan oleh panitia. Sebab  panitia telah menetapkan dewan juri yang profesional. “Jangan seperti selama ini, yang kalah protes dan yang menang berbangga ria,” katanya. (18/12)(009)

Komentar

News Feed