oleh

BNN Madina Gagalkan Peredaran 293 Kg Ganja Antar Provinsi

-Daerah-416 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (01/07) (Panyabungan) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berhasil menggagalkan peredaran 293 kilogram Narkoba jenis ganja antar Provinsi dari Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Laru Kecamatam Tambangan, Rabu (01/07/2020) dini hari sekira pukul 01.30 wib.

Barang haram jenis Ganja kering siap edar yang dibawa oleh tiga orang tersangka yakni FN (42), MY (24) dan AN (25) warga Desa Hutabangun Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Madina ini, rencananya akan di pasarkan tersangka ke Provinsi Lampung dan Kota Malang Provinsi Jawa timur.

BNNCOVID19

Kepala BNNK Madina AKBP Ramlan SH MH kepada sejumlah wartawan saat menggelar temu pers mengungkapkan bahwa penangkapan ketiga orang tersangka ini berawal dari informasi masyarakat tentang keberadaan tersangka yang akan membawa ganja tersebut

“Penangkapan ketiga orang tersangka FN, MY dan AN warga Desa Hutabangun Kecamatan Bukit Malintang ini merupakan tindaklanjut dari operasi pemusnahan ladang ganja pada tanggal 9 Juni 2020 lalu yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol. Drs. Atrial, SH”.jelasnya 

Masih Ramlan, beliau memerintahkan kami untuk menyelidiki siapa pelaku penanaman ganja di kawasan Tor Sihite dan mencari tahu akan diedarkan kemana. Maka, dari tindaklanjut perintah tersebut dan atas informasi dari masyaralat, kita ketahui adanya ratusan kilo ganja kering siap edar ini akan dikeluarkan.

“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, tim kami terus melakukan penyelidikan dan cek ke lapangan. Kemudiam berkat kerja keras tim mendapatkan 1 unit mobil truk yang sedang memuat 16 karung yang awalnya kami tidak ketahui apa isinya dan ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata isinya narkotika jenis ganja dengan berat 293 Kilogram ganja”.ungkapnya

“Kami dahului mereka, lalu kami putar balik arah kendaraan. Disitu kami tunggu, dan saat truk tiba langsung kami stop, disitu personel kita melakukan pengecekan muatan, dan benar karung yang dimuat mereka itu berisi ganja kering. Ada 16 karung dan total semuanya 293 Kg,” jelasnya.

Beliau juga menuturkan, saat dilakukan pemeriksaan ketiga tersangka mengaku sebagai kurir dengan diupah sebesar 500 ribu rupiah perkilogramnya dengan tujuan Provinsi Lampung dan mendapat upah 1 juta rupiah mengantar ke Kota Malang Provinsi Jawa Timur.

” Selama ini untuk tersangka FN sudah menjadi target operasi kita, dan Alhamdulillah kali ini beliau baru bisa kita tangkap”.terangnya. (007)

Komentar

News Feed