oleh

Arak Bako, Tradisi Mengantarkan Mempelai Pria Keturunan Minang di Kota Panyabungan

-Daerah-709 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (17/01)(Panyabungan) – Sepasang pengantin keturunan Minang, Novelya (Lala) dan Defril berada diatas Sado (kereta kuda khas Minang) yang di iringi puluhan ibu-ibu dari pihak pengantin pria dan wanita menuju resepsi pernikahan di Jalan Bermula IV Kelurahan Sipolu Polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Minggu (17/1/2020) pagi.

Sado hias dan tabuhan gendang (alat musik pukul khas Minang) bertalu-talu membuat proses arakan ini bertambah meriah. Sebelum memasuki tempat resepsi diadakan gelaran tari piring yang diperagakan oleh anak murid SMPN 1 Siabu, sebagai tanda penghormatan kepada tuan rumah.

ptsmmhutmadina

Menurut Defrion Chaniago (55), ayah dari mempelai wanita, proses ini bernama Arak Bako. Tradisi tersebut dalam pesta pernikahan di Sumatera Barat dan ini diperkenalkan serta sudah mendapatkan izin dari Tokoh Adat di wilayah Kelurahan Sipolu Polu, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina.

“Arak-arakan pengantin keturunan Minang seperti ini bisa melibatkan banyak orang. Dalam artiannya semakin banyak peserta arakan pertanda semakin tinggi status sosial pengantin,” Ungkap Defrion.

Arak-arakan biasanya dimulai dari rumah orang tua pengantin pria yang disebut ‘bako’. Sang pengantin pria atau ‘marapulai’ diarak ke tempat pengantin wanita atau ‘anak daro’. Pihak ‘bako’ menunjukkan kepada keluarga anak daro keadaan sebenarnya dari ‘marapulai’ yang akan menjadi suaminya.

Lebih lanjut Defrion Chaniago menjelaskan, meskipun mereka jauh di rantau orang, tetapi tetap ingat dan menjunjung tinggi adat istiadat.
“Hakikat dari acara ini, pada peristiwa penting semacam pernikahan, pihak keluarga ayah ingin memperlihatkan kasih sayang kepada anak gadisnya dan harus ikut memikul beban sesuai dengan kemampuan mereka,” Lanjutnya.

“Karena kita juga sudah lama bermukim dan meniti karir di tanah Mandailing yang kita cintai ini, dalam rangkaian resepsinya juga tetap kita terapkan adat Mandailing seperti biasa,” Pungkasnya.(17/01)(Joki Nasution)

Komentar

News Feed