oleh

APRI Madina Siap Perjuangkan Legalitas Tambang Rakyat

-Daerah-341 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (03/11)(Panyabungan) – APRI Madina terus Berbuat dan action Semenjak Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia ( APRI) Madina menyandang legalitas dari Kemenkumham dan Kesbangpol Madina.

“Wadah kami ( APRI) Madina siap perjuangkan legalitas Tambang Rakyat!
Kami peduli dengan saudara kami yang mengais rezeki di tanah leluhurnya sendiri, kami berpandangan lebih baik putra daerah yang ambil dan kelola Kekayaan alam leluhur kita ketimbang Orang asing yang mengambil. Hal itu di ucapkan Bisri Samsuri Sekretaris APRI Madina, di Panyabungan, Selasa (02/11/2021).

ptsmmhutmadina

APRI Khawatir ada Aktivis yang di biayai pengusaha mengatasnamakan peduli lingkungan.

“Kami Khawatir ada Aktivis yang di biayai pengusaha mengatasnamakan peduli lingkungan yang pada Akhirnya Orang asinglah yang menguasai hasil Alam leluhur kita” sambung Bisri

” Pasalnya dalam urusan izin tambang Kewenangan nya tidak berada di daerah tapi di Pusat, akibatnya Tanpa kita ketahui dan sadari sudah lahir izin Ekplorasi beberapa perusahaan di tanah leluhur kita seperti yang terjadi di daerah kita, kalau sudah begitu dimana AKTIVIS LINGKUNGANNYA? Apakah mereka mau bertanggung jawab ke masyarakat yang mengais rezeki melalui tambang? Siapa yang merugi kalau itu terjadi?”Lanjut Bisri Lagi

APRI Madina berharap kepada Penambang untuk bersatu untuk dapat kan legalitas tambang di Madina.

“ASOSIASI PETAMBANG RAKYAT INDONESIA (APRI) Berharap kepada saudara-saudara penambang bersatu dan kami ( APRI) siap mewadahi saudara kami para petambang mari kita usulkan legalitas tambang rakyat di Bumi Gordang Sambilan Tercinta ini yg sebelum semuanya di garap orang asing ” Harap Bisri

“Penting jadi renungan, menurut kami Tanah Ulayat Nasution juga Tanah Ulayat Marga Lubis, Hampir Keseluruhan sudah menjadi Wilayah Kontrak Karya Beberapa Perusahaan termasuk perusahaan Dari Luar negeri” Lanjut Bisri

Bisri Menambahkan,Maka dari itu untuk lahirnya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di daerah tersebut pun sekarang kita harus bekerjasama dan memohon kiranya mereka bersedia memperkecil ZONA WILAYAH KONTRAK KARYA MEREKA ( Perusahaan) untuk Rakyat.

“Sunggug Miris Akhirnya Melihat Saudara kita Petambang yang Ada di daerah kita dengan menyandang PENAMBANG ILEGAL, Sementara mereka orang asing itu diberi Legalitas Berupa Kontrak Karya yang sebentar lagi mungkin akan memasuki Vase Produksi” Beber Bisri lagi

Bisri mempertanyakan hal itu, “Lalu selama ini DIMANA AKTIVIS LINGKUNGAN KITA ITU? UNTUK SIAPA GEREKAN MEREKA?”

“Nah, Sekarang APRI LAHIR DENGAN MENYANDANG IZIN RESMI DARI KEMENKUMHAM DAN SUDAH TERDAFTAR DI KESBANGPOL MADINA Usianya pun baru seumur jagung, Punya misi Mulia Untuk Petambang Rakyat dalam perjuangan legalitas dan Akan berkontribusi untuk daerah dan membawa misi Reklamasi” Ungkap nya lagi

Bisri Meragukan Gerakan-Herakan yg di anggap menghalang-halangi Gerakan APRI.

“Gerakan APRI terlihat ada yang merasa kepanasan terlihat ingin menghalangi Upaya perjuangan, sungguh saya ragukan kepentingan mereka Untuk siapa? sambung Bisri lagi

” Diharapkan kepada semua saudaraku petambang Rakyat untuk mewaspadai gerakan mereka ( yg dianggap Menghalangi pergerakan APRI) yang biasanya akan menyusup mempengaruhi masyarakat di desa-desa, biasanya setelah terjadi keributan mereka itu akan menghilang tidak bertanggung jawab alias BERHIANAT! Waspadalah wahai saudara kami Petambang!” Pungkas Bisri. (03/11)(Bakty Wijaya)

Komentar

News Feed