oleh

Ancam Wartawan, Ketua Ormas Di Polisikan

-Daerah-748 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (06/12)(Panyabungan) – Puluhan wartawan yang bertugas di Mandailing Natal (Madina) melaporkan salah satu ketua Ormas di Mandailing Natal (Madina) berinisial AAN warga Kelurahan Muara Soma Kecamatan Batang Natal terkait kasus dugaan pengancaman atau pelecehan profesi wartawan, Senin (06/12/2021).

Laporan puluhan wartawan yang diwakili salah satu wartawan bernama Iswadi Nasution itu bernomor : LP/B/96/XII/SPKT/Polres Madina/Polda Sumut yang menerangkan peristiwa itu terjadi Jum’at 29 Oktober 2021 sekitar pukul 11.00 Wib di hotel Mariring, Kelurahan Kotasiantar kecamatan Panyabungan.

ptsmmhutmadina

Dalam keterangannya dihadapan SPKT Polres Madina, Adi mangatakan bahwa AAN yang juga menjabat sebagai salah satu ketua ormas di Madina mengucapkan pelecehan itu dengan suara keras dan didengar 2 orang saksi bernama Baharuddin Lubis dan Pandapotan Lubis.

“Maunya wartawan ini semua dihajar, agar datang minta tolong kepada saya,” ujar Adi menirukan AAN ketika mengatakan dugaan pelecehan tersebut kepada Polisi penerima laporan di SPKT Polres Madina.

Diketahui, AAN juga merupakan salah satu pemilik (Bos Besar) tambang emas illegal yang menggunakan alat berat exavator di kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina.

Menanggapi hal ini, Ketua PWI Madina, Muhammad Ridwan Lubis usai membuat laporan kepada MNC Trijaya Madina berharap kepada aparat penegak hukum agar memanggil oknum terkait untuk diminta pertanggung jawaban.

“Kita harap persoalan ini dituntaskan secara hukum. Saya selaku Ketua PWI Madina mengajak kita semua rekan-rekan wartawan agar merapatkan barisan, tingkatkan solidaritas, soliditas sesama wartawan,”pintanya

Sementara itu Pimpinan Surat Kabar MalintangPos sekaligus wartawan senior Di Kabupaten Madina, Iskandar Hasibuan menambahkan siapapun oknumnya, apapun oknumnya agar tidak sesekali mengancam dan melecehkan profesi jurnalistik.

“Iskandar boleh dihina, tapi jika sudah berbicara profesi, siapapun dia, apapun jabatannya, baik bos tambang, jangan sesekali melakukan itu”.tegasnya

Iskandar juga menambahkan, Wartawan itu tak pernah mau tunduk sama siapa pun. Sama-sama kita ketahui wartawan adalah pilar ke 4 di Indonesia ini,” tandasnya. (007)

Komentar

News Feed