oleh

Akibat Kelalaian, Ketua LPKAN Sumut Minta Aktifitas PT SMGP Diberhentikan

-Daerah-259 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (26/01) (Panyabungan) – Adanya korban 5 orang yang meninggal dan puluhan orang dirawat dirumah sakit umum Panyabungan, menurut dugaan sementara diakibatkan oleh kebocoran pipa gas milik PT SMGP. Hal ini menjafi viral dan terus diperbincangkan warganet Madina di jagad sosial media (sosmed) Facebook.

Menanggapi musibah tersebut, Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pelatihan Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Sumut, Ahmad Fauzan, S.Sos,M.Si yang juga selaku Putra Daerah Mandailing Natal (Madina) melalui MNC Trijaya Madina, Selasa (26/01/2021) meminta kepada pemerintah Mandailing Natal (pemkab Madina) agar memberhentikan aktivitas PT. SMGP.

ptsmmhutmadina

Kemudian Fauzan juga meminta agar kejadian ini di usut tuntas guna mengetahui apa sebenarnya penyebab kejadian terjadinya kebocoran gas ini dari PT. SMGP dan juga mengungkap persoalan yang sebenar-benarnya tanpa ada yang di tutup-tutupi.

“Jika benar akibat kelalaian pekerja, hal ini berarti PT SMGP tidak bekerja sesuai SOP yang ada, dan harus mempertanggungjawabkannya”.tegasnya

Dan beliau juga meminta agar Pemkab Madina tidak boleh tinggal diam, Pemkab harus mengambil langkah-langkah tegas seperti Menghentikan Aktifitas PT SMGP untuk sementara. DPRD dan Pemkab Madina membentuk tim investigasi.

Menindak tegas PT SMGP baik itu berupa pencabutan izin perusahaan apabila terbukti, serta Menuntut PT SMGP dengan membayar ganti rugi atas semua korban akibat kelalaian tersebut.

Saya juga sangat setuju dengan pernyataan ketua DPRD Madina yang menyatakan “Tidak ada satupun perusahaan di Madina yang tidak bermasalah”. Maka langkah-langkah tegas harus segera diambil Pemkab Madina agar tidak terjadi hal serupa baik oleh PT SMGP maupun perusahaan lain yang beroperasi di Madina. “Keselamatan Rakyat jauh lebih penting daripada kerugian materi”.paparnya

Fauzan juga menambahkan, atas kejadian kelalaian perusahaan yang telah menelan 5 korban jiwa dan puluhan warga desa Sibanggor julu yang dirawat di RSU Panyabungan dan RS Permata Madina akibat diduga menghirup racun H2S (Hidrogen Sulfida), PT. SMGP harus bertanggung jawab penuh terhadap keluarga korban jiwa dan juga korban lainnya. (007)

Komentar

News Feed