oleh

Akbar Panjaitan : Terkait Lanjutan Pelaporan PETI, Kita Sudah Ditelpon Mabes Polri

-Daerah-744 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (21/02)(Panyabungan)- PAC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Panyabungan sudah resmi melaporkan kegiatan ilegal yang merugikan negara di daerah aliran sungai Batang Natal atau kegiatan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI),kamis, (11/02) ke Bareskrim Polri.

PETI di Aliran sungai (DAS) Batang Natal sudah di laporkan PAC PDI Perjuangan ke Bareskrim Polri dengan no pelaporan 03/pac/pyb/11/21, dan sebelumnya ke Bareskrim Polri PAC PDI Perjuangan Panyabungan sudah melaporkankan ke kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) RI.

ptsmmhutmadina

Seterusnya Perkembangan Pelaporan PETI yang dianggap Merusak lingkungan di Daerah Aliran Sungai ( DAS) Batang Natal, PAC PDI P sudah Dapat Intruksi memberikan Lokasi dan Pelaku PETI dari Mabes Polri. Hal itu di ungkapkan Ketua PAC PDI Perjuangan Panyabungan Akbar Panjaitan, Sabtu (20/02) di Panyabungan.

“Ada perkembangan dari DPP PDI Perjuangan Perjuangan, kami Instruksikan melakukan bersih-bersih Lingkungan gelombang II Daerah Aliran Sungai untuk menjaga mata air kehidupan. Selanjutnya sekitar dua hari yang lalu pada tanggal 16 Februari 2021 kita mendapatkan telepon langsung dari Mabes Polri terkait pengembangan masalah kerusakan DAS Batang Natal Mabes Polri Staf Tata Usaha dan Urusan Dalam (TAUD) ingin info lebih komplit dan siapa-siapa pelakunya yang ikut serta dalam aktivitas tambang tersebut” Ungkap Akbar

“saya menjawab untuk daerah-daerahnya bisa kita kirimkan secepatnya dan untuk nama-namanya ( Pelaku PETI) akan kita kirim menyusul. karena sejauh ini belum kita kenal Pelaku- pelakunya dan kita berharap langsung ke bapak- bapak pemangku jabatan yang baik itu untuk turun langsung. Saya yakin jika Mabes Polri turun pasti dapat Pelakunya, karena banyak kita lihat hampir di seluruh sepanjang Das banyak Alat Berat (beko) yang beroperasi. Sekitar 12 menit saya di telepon Mabes Polri saat itu bahasa Mabes Polri Secepatnya akan turun ke Mandailing Natal” Sambung Akbar

PAC PDI Perjuangan terus berkoordinasi dengan Komisi III DPR RI.

“kita terus berkoordinasi ke Mabes Polri melalui anggota DPR RI Komisi III yakni Bapak Trimedya Panjaitan yang kebetulan Mabes Polri adalah Mitra kerjanya. Kita terus berkoordinasi dengan DPR RI Komisi III DPR khususnya dari Fraksi PDIP Perjuangan untuk segera menindak pelaku perusak Derah Aliran Sungai Batang Natal dan daerah Kecamatan Ranto baek juga sekitarnya” Papar Akbar

“Kami mohon kepada bapak-bapak Mabes Polri dan kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) agar menyelesaikan masalah ini, karena 1 detik pun dalam 360 hari dalam satu tahun tidak pernah bersih lagi dan terkesan keruh padahal ini mata air kehidupan” Papar Akbar lagi

Seterusnya PAC PDI Perjuangan Panyabungan akan menjadikan PETI sebagai isu Nasional yg harus di tangani.

” Dari pihak PAC PDI P Panyabungan, Kalau tidak ada tindakan dari pihak yang berwajib untuk Das Batang Natal kita akan gelar aksi di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di ibu kota Jakarta dan Mabes Polri dan selanjutnya kita akan berencana menjadi isu nasional. Kita ada rencana bersama kawan-kawan ingin berjumpa dengan pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea agar ikut menyuarakan terkait kerusakan daerah aliran sungai ini” Tambah Akbar

Terkait isu- isu ada Banteng yang ikut Bermain PETI di DAS Batang Natal Akbar mengaku kurang Tahu dan Hanya sekedar Bisik-bisik.

“Isu-isu kader PDI Perjuangan yang ikut berperan di Batang Natal kata sebagai backup, kalau itu saya bingung juga menjawab Ya karena tidak mendengar secara pribadi tapi bisik-bisik ada. Ada banteng di sana tapi saya rasa itu tidak benar karena ini karena instruksi lurus dari Ketum DPP menyurati DPC yang saya dapatkan dan membaca surat itu bawa DPC satu komando harus bersih-bersih lingkungan dan saat ini baru turun per tanggal 18 Februari surat gelombang ke-2 akan perintah bersih-bersih lingkungan dan sungai di seluruh Indonesia bagi seluruh anggota dan seluruh kader-kader PDIP Perjuangan. Hal itu di Instruksi langsung dari Ketum kalau ada banteng banteng yang bermain di sana berarti mereka tidak mengindahkan instruksi dari Ibu Megawati Soekarnoputri yang kita banggakan” Pungkas Akbar Mengakhiri. (21/02)(Bakty Wijaya).

Komentar

News Feed