oleh

5 Meninggal Dan Puluhan Warga Keracunan, Bupati Madina : Aparat Hukum Harus Bertindak Tegas

-Daerah-1.891 views

MNC Trijaya Mandailing Natal (25/01) (Panyabungan)- diduga akibat pipa gas H²S milik PT Sorik Merapi Geothermal Power (SMGP) mengalami gangguan sekitar pukul 13.00 Wib, akibatnya 3 orang dewasa dan 2 anak dibawah umur warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi (PSM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia.

Lima korban meninggal tersebut warga Desa Sibanggor Julu yakni Suratmi (46) perempuan, Laila Zahra (5) perempuan, Yusniar (3) Perempuan, Dahni (45) laki-laki, kemudian 1 lagi korban meninggal di Puskesmas Sibanggor Julu atas nama Sahrani (15) dan sekitar 12 orang termasuk 1 anggota kepolisian yakni Aipda Abdi Lestari Sinaga yang sedang kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan guna untuk perawatan medis.

ptsmmhutmadina

Menyikapi kejadian tersebut, Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution mengaku bahwa pada Kamis, 21 Januari lalu tim yang dibentuk olehnya tidak diperbolehkan masuk pihak SMGP.

”Sebelumnya, empat hari yang lalu, saya bentuk tim semua dinas yang ada kaitannya dengan pengeboran, setelah itu saya tidak tahu apa masalahnya, tim tidak diperbolehkan masuk dengan alasan izin PT SMGP bukan dari Kabupaten,”

“Memang benar izinnya bukan dari Kabupaten, tapi saya merasa karena rakyat saya banyak yang tinggal disekitar PT itu,”tegas Bupati Madina, Drs H Dahlan Hasan Nasution usai menjenguk korban di RSUD Panyabungan, Senin (25/1/2021).

”Kepada penegak hukum, saya minta agar benar-benar menegakkan hukum karena berkaitan dengan rakyat, coba bayangkan yang berada di sawah telah menjadi korban, sekali lagi, atas nama pemerintah Kabupaten Madina mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya, keluarga korban diberikan kesabaran dan yang telah meninggal ditempatkan Allah di syurganya,” pintanya

Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr Syarifuddin Nasution membenarkan kejadian tersebut, kata dia, sudah ada 17 korban yang di evakuasi di RSUD Panyabungan.

”kita perkirakan korban tersebut akibat terkena Hidrogen sulfida, H₂S. Dan informasi sementara yang kita dapatkan gas berasal dari pengeboran, mungkin ada yang bocor atau mereka lagi percobaan, kita belum pastikan, untuk korban meninggal sudah 5 orang dan yang dirawat ada 12 orang,”terangnya. 

Adapun identitas Korban yang dirawat telah didapat baru 20 (dua puluh) orang dari 24 (dua puluh emat) orang yang saat ini sedang mendapat pertolongan pertama serta dirawat oleh pihak Medis di IGD RSUD Panyabungan, antara lain :

  1. ZAINAL ANDIT, Lk, 21 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  2. M. IKHSAN, Lk, 28 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  3. ANI LUBIS, Pr, 41 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  4. HAPSAH, Pr, 43 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  5. NUR HABIBAH, Pr, 40 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  6. TIMBUL, Lk, 52 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  7. MISBAH, Pr, 43 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  8. IRHAM TANJUNG, Lk, 14 tahun, Ds. Sibanggor Julu
    9.  FADILAH HUSNA, Pr, 7 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  9. NELMIAH, Pr, 60 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  10. MISBAH, Pr, 60 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  11. HAIDAR, Pr, 40 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  12. NUR PATIMAH, Pr, 31 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  13. NAIMAH, Pr, 26 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  14. SARIFAH, Pr, 47 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  15. RAHMAD, Lk, 40 tahun, Ds. Roburan Lombang
  16. AHMAD SAKI, Lk, 2 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  17. RASILA, Pr, 37 tahun, Ds. Sibanggor Julu
  18. ELIANA, Pr, Ds. Sibanggor Julu
  19. AIPDA. A.L. SINAGA, Lk, 39 tahun, Polri, Asrama Polres Madina.

Korban yang dirawat di RS Permata Madina Panyabungan sebanyak 1 Orang an. SANGKOT, PR,41 Tahun, Sibanggor Julu.

Dengan jumlah korban yang dirawat dan meninggal di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina Panyabungan sebanyak 29 Orang. (007)

Komentar

News Feed