MNC Trijaya Mandailing Natal (17/06) (Panyabungan) – Hari pertama ujian semester kenaikan kelas bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5 di SDN 255 Aek Marian, Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diwarnai kebakaran.
Usai siswa ini selesai melaksanakan ujian semester hari pertama, Senin (16/6), tiba-tiba kebakaran melanda tiga bangunan di sekolah mereka sekitar pukul 12.30 WIB.
Beruntung seluruh siswa dan guru sudah pulang dari sekolah yang memiliki jumlah siswa sebanyak 86 orang.
Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Madina Ridwan Daulay dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (17/6) mengatakan, untuk sementara sebagaian siswa melaksanakan ujian semester di ruangan madrasah (sekolah agama) yang ada di desa tersebut.
“Untuk sementara mempergunakan gedung sekolah MDA yang ada di desa tersebut. Jadi pelaksanaan ujian tidak terkendala,” ujar Plt Kadisdikbud.
Disebutkan Kadis, ruangan yang terbakar merupakan ruangan belajar siswa kelas lima dan enam, serta ruangan kantor guru.
Sementara ada tiga ruangan belajar lagi di sekolah tersebut yang bisa dijadikan lokasi ujian siswa.
“Untuk ujian kenaikan kelas siswa kelas 1 hingga kelas 5 saat ini tidak terkendala. Masih ada tiga ruangan yang bisa dipakai di sekolah itu untuk siswa di sana sebagai tempat ujian,” jelasnya.
Lokasi gedung SDN 255 ini berdekatan dengan gedung SMP Aek Marian atau dengan kata lain merupakan sekolah SD SMP satu atap.
Kadis juga menyebut bahwa dia sudah melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran pada Senin sore.
Sementara itu Camat Kotanopan Muslih Lubis menyebutkan bahwa kebakaran ini terjadi usai siswa SD kelas 1 hingga kelas 5 selesai melaksanakan ujian hari pertama pada Senin.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, siswa dan guru sudah pulang semua dari sekolah. Tidak ada lagi yang di sana,” katanya.
Dia sudah meminta kepada kepala desa agar mencari lokasi sementara bagi siswa di sana yang sedang melaksanakan ujian kenaikan kelas.
“Kita berharap siswa tidak ada yang terganggu dengan adanya kebakaran ini,” ujarnya.
Kepala SDN 225 Aek Marian, M Tahir Lubis mengatakan, kebakaran di sana terjadi sekitar pukul 12.30 WIB atau usai proses belajar mengajar berakhir.
Selain tiga unit ruangan, api juga menghanguskan mobiler sekolah antara lain 2 unit infokus dan berkas-berkas berharga lainnya seperti buku induk sekolah, ijazah siswa yang belum diambil, buku-buku paket serta sebagian raport siswa kelas II dan V.
“Kuat dugaan peristiwa kebakaran berawal disebabkan terjadinya korsleting listrik yang menyambar dinding sekolah dan api cepat menjalar ke bagian atap,”katanya.
“Saat terjadi kebakaran, kondisi angin sangat kencang, sehingga api dengan cepat menjalan ke seluruh ruangan yang berdindingkan papan ,” kata kepala sekolah Aek Marian ini lagi.(007)
